Selasa, 19 November 2013

Tulisan Jepang

             
         Dalam Bahasa Jepang terdapat 4 macam huruf yang dipakai, diantaranya ; Kanji, Hiragana ( ひらがな), Katakana (カタカナ), dan Romaji.


Penggunaan Kanji

Umumnya, kalau suatu kata memiliki kanji maka dia akan ditulis menggunakan kanjinya. Walaupun begitu, ada juga kata-kata tertentu yang sebenarnya memiliki kanji tapi tidak digunakan di bahasa Jepang modern. Contohnya, “suru” (melakukan) sebetulnya memiliki penulisan kanji 為る tapi sekarang penulisan tersebut sama sekali tidak dipakai. Saat ini “suru” selalu ditulis sepenuhnya dengan hiragana yaitu する.

Beberapa kata merupakan kata yang “bimbang”. Kadang-kadang ada yang menulisnya dengan kanji, kadang-kadang ada pula yang memilih menggunakan hiragana. Contohnya, penggunaan kanji untuk kata “dekiru” (bisa) yaitu 出来る, tapi yang menggunakan hiragana (できる) juga banyak. Di lain pihak, untuk kata “kirei” (cantik, indah) penulis Watarasebashi menggunakan hiragana (きれい), walaupun kanjinya (綺麗) juga sering dipakai. Jadi terserah mau pakai yang mana..

Nah... buat temen-temen yang seneng belajar apalagi tentang Negara Jepang, lalu ingin bisa menulis bahasa Jepang. Saran saya, teman-teman lebih baik belajar dan latihan dari Hiragana dulu. Kalau langsung ke Kanji itu rumit, saya juga belum bisa dalam menulis Kanji hehe._.

Penggunaan Hiragana

Hiragana (ひらがな、平仮名) adalah suatu cara penulisan bahasa jepang yang mewakili sebutan sukukata. Pada masa silam, hiragana juga dikenali sebagai onna de (女 手) atau ‘tulisan wanita’ karena biasa digunakan oleh kaum wanita. Kaum lelaki pada masa itu menulis menggunakan tulisan kanji dan katakana. Berdasarkan sejarah, hiragana mula digunakan secara luas pada abad ke-10 Masehi.

Huruf Hiragana terbentuk dari garis-garis dan coretan-coretan yang melengkung (kyokusenteki). Huruf Hiragana yang digunakan sekarang adalah bentuk huruf yang dipilih dari soogana yang ditetapkan berdasarkan Petunjuk Departemen Pendidikan Jepang tahun 1900. Hiragana digunakan untuk menulis kata-kata bahasa Jepang asli atau menggantikan tulisan Kanji, menulis partikel dan kata bantu kata kerja. Untuk tahap awal dalam mempelajari bahasa Jepang, disarankan menggunakan dan berlatih Huruf Hiragana terlebih dahulu, karena rata-rata para pemula berlatih dimulai dari Hiragana.

Penggunaan Katakana

Katakana adalah salah satu daripada tiga cara penulisan bahasa Jepang. Katakana biasanya digunakan untuk menulis kata-kata yang berasal dari bahasa asing yang sudah diserap ke dalam bahasa Jepang (外来語/garaigo) selain itu juga digunakan untuk menuliskan onomatope dan kata-kata asli bahasa Jepang, hal ini hanya bersifat penegasan saja.

Berbeda dengan hiragana suku kata, yang digunakan untuk kata-kata bahasa Jepang dan tata bahasa yang infleks kanji tidak meliputi, suku kata katakana ini terutama digunakan untuk transkripsi kata-kata bahasa asing ke dalam bahasa Jepang dan penulisan kata-kata pinjaman (secara kolektif gairaigo ). Hal ini juga digunakan untuk penekanan, untuk mewakili onomatope , dan untuk menulis kata-kata bahasa tertentu Jepang, seperti istilah teknis dan ilmiah, dan nama-nama tumbuhan, hewan, dan mineral. Nama perusahaan Jepang juga sering ditulis dalam katakana daripada sistem lain.

Katakana ditandai dengan ringkas, guratan lurus dan bersudut, dan paling sederhana aksara Jepang. Ada dua sistem utama pengurutan katakana : yang kuno urutan iroha, dan lebih umum gojuon.





Gambar diatas merupakan huruf Hiragana dan Huruf Katakana, selamat mencoba! Ganbatte!! ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar